WAKIL BUPATI ANAMBAS HADIRI UPACARA PERINGATAN HARI JADI KE-24 PROVINSI KEPULAUAN RIAU
Upacara tersebut menjadi momentum untuk memperingati perjalanan Provinsi Kepulauan Riau sejak ditetapkan sebagai provinsi melalui Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2002. Peringatan tahun ini mengangkat semangat untuk terus memperkuat pembangunan daerah kepulauan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam sambutan Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad, S.E., M.M. yang dibacakan pada upacara tersebut, disampaikan bahwa peringatan Hari Jadi Kepri menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan pembangunan sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjawab tantangan dan memanfaatkan potensi daerah sebagai wilayah kepulauan.
Peringatan Hari Jadi Provinsi Kepulauan Riau menjadi momentum memperkuat tekad dan optimisme menuju masa depan. Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terus menjalankan program strategis untuk mewujudkan Kepulauan Riau yang Maju, Makmur, dan Merata.
Semangat tersebut sejalan dengan azam Provinsi Kepulauan Riau, “Berpancang Amanah, Bersauh Marwah”, yang menjadi landasan dalam membangun daerah dengan menjunjung amanah dan menjaga marwah masyarakat serta daerah Kepulauan Riau.
Hari Jadi Kepri pada tahun 2026 ini, mengusung tema “Dari Penyengat Menyatukan Semangat, Kepri Maju Berkelanjutan”, peringatan Hari Jadi ke-24 Provinsi Kepulauan Riau menjadi momentum untuk terus menjaga marwah daerah, memperkuat optimisme, serta melanjutkan pembangunan yang berbasis pada akar sejarah menuju masa depan yang cemerlang.
Kehadiran Wakil Bupati Kepulauan Anambas pada peringatan tersebut menjadi bagian dari sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam mendukung pembangunan daerah, memperkuat konektivitas dan pelayanan kepada masyarakat, serta mendorong kemajuan kawasan kepulauan.
Peringatan Hari Jadi ke-24 Provinsi Kepulauan Riau diharapkan terus memperkuat semangat kebersamaan seluruh daerah kabupaten dan kota dalam membangun Kepulauan Riau yang maju, sejahtera, dan berdaya saing, dengan tetap berpegang pada karakter serta identitas sebagai provinsi kepulauan.