WAKIL BUPATI ANAMBAS APRESIASI MAHASISWA KKN STAI PADUKA ANAMBAS DI DUSUN MUBUR
Dalam arahannya, Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu Febri Gunadian, S.E menyampaikan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) PADUKA ANAMBAS yang telah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Piasan, tepatnya di Dusun Mubur. Dalam pelaksanaan KKN tersebut, para mahasiswa berbaur dan berkolaborasi dengan masyarakat, sehingga diharapkan dapat memberikan dampak positif serta manfaat bagi warga setempat.
Wakil Bupati menyampaikan bahwa STAI PADUKA ANAMBAS merupakan satu-satunya yayasan sekolah tinggi pendidikan yang ada, dengan jumlah mahasiswa dan mahasiswi sebanyak 104 orang. Seluruh mahasiswa tersebut merupakan anak daerah atau anak tempatan.
Dengan hadirnya STAI PADUKA ANAMBAS, masyarakat Kepulauan Anambas mendapatkan fasilitas pendidikan tinggi di daerah sendiri. Hal ini sangat membantu anak-anak yang telah menamatkan pendidikan SMA, SMK, atau sederajat, khususnya mereka yang memiliki keterbatasan pendanaan untuk melanjutkan kuliah ke luar Anambas. STAI PADUKA ANAMBAS telah berdiri di Anambas dan siap meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Wakil Bupati berharap jumlah mahasiswa perguruan tinggi tersebut bertambah pada tahun depan.
Wakil Bupati mengungkapkan bahwa pemerintah daerah sebelumnya telah melakukan pertemuan dengan pihak STAI PADUKA ANAMBAS. Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas sangat ingin berkontribusi terhadap pendidikan di daerah tersebut. Saat ini, pemerintah daerah juga sedang mencari aturan yang memungkinkan adanya kontribusi nyata bagi STAI PADUKA ANAMBAS.
Wakil Bupati menyinggung pandangan yang mungkin berkembang di masyarakat mengenai pentingnya pendidikan tinggi ketika lapangan pekerjaan belum tersedia. Ia mencontohkan anggapan bahwa setelah menempuh pendidikan tinggi, seseorang tetap akan kembali ke Terempa atau Anambas untuk jadi nelayan. Namun, ia mengajak masyarakat untuk yakin bahwa pendidikan tinggi dapat mengubah pola pikir anak-anak daerah dan membuka peluang lebih besar untuk menempati pekerjaan-pekerjaan yang dipersiapkan pada masa mendatang.
Wakil Bupati juga menyinggung kondisi masyarakat yang selama ini bekerja di perusahaan minyak, tetapi masih berada pada posisi sebagai pekerja bawahan. Ia berharap melalui pendidikan tinggi, putra-putri daerah dapat memiliki peranan penting di pusat-pusat perusahaan tersebut.
Menutup sambutannya, Wakil Bupati berpesan agar anak-anak daerah tidak patah semangat dalam mempersiapkan diri. Menurutnya, peningkatan kualitas SDM harus dipersiapkan terlebih dahulu, sedangkan persoalan pekerjaan dapat menyusul kemudian. Ia juga mengingatkan bahwa segala sesuatu telah diatur oleh yang maha kuasa.