homescontents
homescontents
Logo
Loading...

RAPAT TEKNIS OPERASIONAL TOL LAUT, BUPATI ANENG DORONG PENGUATAN TRANSPARANSI DAN EFEKTIVITAS DISTRIBUSI LOGISTIK

Terbit : Rabu, 06 Mei 2026
Pukul : 09:07 WIB
Dilihat : 7 Kali
Bagikan Berita Ini
RAPAT TEKNIS OPERASIONAL TOL LAUT, BUPATI ANENG DORONG PENGUATAN TRANSPARANSI DAN EFEKTIVITAS DISTRIBUSI LOGISTIK
Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, didampingi oleh Sekretaris Daerah, Kepala DKUMPP, Kepala BPKPD, serta Sekretaris Bappeda melaksanakan rapat teknis guna membahas operasional Tol Laut di Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Pertemuan ini dilaksanaka

RAPAT TEKNIS OPERASIONAL TOL LAUT, BUPATI ANENG DORONG PENGUATAN TRANSPARANSI DAN EFEKTIVITAS DISTRIBUSI LOGISTIK

Dalam arahannya, Bupati Aneng menekankan bahwa Pemerintah Daerah terus berupaya secara maksimal untuk memperluas jangkauan kemanfaatan Tol Laut. Harapannya, kehadiran program ini tidak hanya memperkuat konektivitas wilayah, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui akses logistik yang lebih mudah, terjangkau, dan merata hingga ke wilayah-wilayah terpencil.
Sementara itu, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut, yang disampaikan oleh Rifanie Komala, menegaskan bahwa pengelolaan akun Sistem Informasi Tol Laut (SITOLAUT) atas laporan yang diterima masih sering berada di bawah kendali pihak konsaini. Oleh karena itu, diperlukan penataan yang lebih transparan dan akuntabel guna mendukung kelancaran distribusi logistik.
Sehubungan dengan hal tersebut, pihak Kementerian Perhubungan mendorong Pemerintah Daerah untuk melaksanakan rapat koordinasi yang melibatkan seluruh pihak terkait, khususnya shipper dan konsaini, guna menyamakan persepsi serta memastikan mekanisme operasional berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, dengan pembagian yang adil serta disampaikan secara transparan.
Kementerian Perhubungan juga menekankan bahwa kewenangan masing-masing pihak harus mengacu pada fakta integritas yang telah disepakati antara Pemerintah Daerah dan pelaku usaha, sehingga tidak terjadi tumpang tindih peran maupun penyalahgunaan kewenangan dalam pelaksanaan program Tol Laut.
Adapun hasil dari rapat koordinasi tersebut nantinya akan disampaikan secara resmi kepada operator pelayaran, yakni PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI), sebagai dasar dalam pelaksanaan operasional di lapangan. Dengan demikian, diharapkan tercipta sinergi yang baik antar seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung optimalisasi program Tol Laut di daerah.
DISKOMINFOTIK