BUPATI KEPULAUAN ANAMBAS PIMPIN RAPAT KOORDINASI PERSIAPAN KEBERANGKATAN JEMAAH HAJI KABUPATEN KEPULAUAN ANAMBAS TAHUN 2026.
Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah KKA, Perwakilan Kementerian Agama, Perwakilan Kementerian Haji dan Umrah KKA, OPD atau instansi terkait, Ketua LAM, Perwakilan Polres, Ketua IPHI KKA, Ketua MUI KKA, serta panitia penyelenggara ibadah haji Daerah.
Rakor ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Daerah dalam memastikan seluruh proses penyelenggaraan keberangkatan jemaah haji berjalan dengan lancar, aman, dan tertib, serta memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh jemaah.
Dalam arahannya, Bupati Kepulauan Anambas, Aneng menegaskan bahwa penyelenggaraan ibadah haji merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan koordinasi lintas sektor secara optimal. Ia menekankan pentingnya sinergi dan kesiapan seluruh pihak agar tidak ada kendala dalam proses pemberangkatan.
“Pelayanan kepada jemaah haji harus menjadi prioritas utama. Kita ingin memastikan seluruh jemaah mendapatkan pelayanan terbaik sejak dari daerah hingga ke Tanah Suci,” tegasnya.
Adapun jumlah jemaah haji Kabupaten Kepulauan Anambas Tahun 2026 sebanyak 46 orang, yang berasal dari beberapa kecamatan, yakni Kecamatan Siantan sebanyak 25 orang, Kecamatan Palmatak sebanyak 12 orang, Kecamatan Jemaja Timur sebanyak 6 orang, dan Kecamatan Kute Siantan sebanyak 3 orang.
Lebih lanjut disampaikan bahwa keberangkatan jemaah haji dijadwalkan pada tanggal 21 April 2026, dengan menggunakan transportasi laut. Oleh karena itu, kesiapan teknis terkait, jadwal keberangkatan, serta pengaturan jemaah menjadi perhatian utama agar seluruh proses berjalan tertib dan aman.
Bupati Aneng juga mengingatkan agar seluruh aspek pendukung dipersiapkan secara matang, mulai dari kelengkapan administrasi, kesiapan transportasi, pengaturan jadwal, barang-barang bawaan hingga pelayanan kesehatan bagi jemaah.
“Perhatian khusus harus diberikan pada kondisi kesehatan jemaah. Pastikan seluruh jemaah dalam kondisi siap secara fisik dan mendapatkan layanan kesehatan yang optimal,” tambahnya.
Dalam rapat tersebut, masing-masing instansi memaparkan kesiapan dan langkah-langkah teknis yang akan dilaksanakan. Kementerian Agama menyampaikan data jemaah dan jadwal keberangkatan, Dinas Kesehatan memaparkan kesiapan pemeriksaan kesehatan dan vaksinasi, Dinas Perhubungan menjelaskan kesiapan transportasi laut, sementara pihak keamanan menegaskan kesiapan dalam menjaga ketertiban selama proses keberangkatan.
Selain itu, Rakor juga membahas teknis pelaksanaan pelepasan jemaah haji, termasuk lokasi, waktu, serta mekanisme pengaturan agar proses pemberangkatan berjalan tertib, lancar, dan tidak menimbulkan kepadatan.
Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas berharap seluruh rangkaian persiapan dapat dilaksanakan secara maksimal, sehingga jemaah haji dapat berangkat dengan aman, menjalankan ibadah dengan khusyuk, serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan memperoleh predikat haji yang mabrur.
Rapat koordinasi ditutup dengan komitmen bersama seluruh pihak untuk terus memperkuat sinergi dan koordinasi demi menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji Tahun 2026.